Beranda Berita Bina Kelompok Tani di Banjar Dengan Gerakan Percepatan Olah Tanah, Tanam Padi

Bina Kelompok Tani di Banjar Dengan Gerakan Percepatan Olah Tanah, Tanam Padi

Thursday, 26 September 2019   Oleh: Administrator   75

Banjar | polbangtan-bogor.ac.id – Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melaksanakan pembinaan kepada Kelompok Tani di Desa Sukamukti Kota Banjar untuk melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanah, Tanam Padi Kemarau dan Penanganan Kekeringan di Kelompok Tani Giri Harapan Mukti Dusun Sukahurip Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman Kota Banjar.

Selasa (24/9) Polbangtan Bogor menghadiri pertemuan Gerakan Percepatan Olah Tanah, Tanam Padi Kemarau dan Penanganan Kekeringan di kota Banjar. Di musim kemarau ini banyak wilayah yang mengalami kekeringan hingga para petani gagal panen karena kekurangan pasokan air.

“Musim kemarau yang luar biasa ini yang diperkirakan oleh BMKG itu bisa sampai November, tapi kita harapkan BMKG masih mendata ini ada 47 wilayah yang mengalami kekeringan”. Ujar Ir. Nazaruddin, MM selaku perwakilan dari Polbangtan Bogor.

Dengan dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar sekaligus membuka kegiatan ini yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar melaui Kelompok Tani Giri Harapan Mukti.

“Pembangunan pertanian di kota Banjar dilaksanakan dalam rangka mendukung program nasional dalam ketahanan pangan dan juga mendukung visi kota Banjar menuju Banjar Agropolitan”. Ujar Nana Suryana selaku Wakil Walikota Banjar.

Ketua Kelompok Tani Giri Harapan Mukti, menyambut gembira dengan kegiatan Gerakan Percepatan dan sekaligus Penanganan Kekeringan di Kota Banjar ini. Setelah kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Banjar, seluruh tamu undangan melakukan penanaman benih padi tepat di lokasi acara berlangsung.

Tidak hanya penanaman benih padi, para penyuluh pun sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan juga pelatihan menggunakan aplikasi ArcGIS untuk pendataan lahan secara mobile. Diharapkannya melalui aplikasi ArcGIS data lahan pada 2019 bisa masuk datanya ke pusat Kementerian Pertanian. [DHM]