Beranda Berita Kementan Dorong Peningkatan Kualitas Petani Dan Penyuluh, Polbangtan Bogor Fasilitasi Bimtek

Kementan Dorong Peningkatan Kualitas Petani Dan Penyuluh, Polbangtan Bogor Fasilitasi Bimtek

Monday, 15 February 2021   Oleh: Administrator   80

BOGOR - www.polbangtan-bogor.ac.id | Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian di wilayah Kota Bogor. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 6-7 Februari 2021 bertempat di Hotel Sahira Butik, Paledang, Bogor. “Pelaksanaan bimtek tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan terhadap para petani dan penyuluh di kota Bogor. Di mana kota Bogor ini merupakan daerah yang pertaniannya dianggap memiliki kemajuan”, ujar Siswoyo, selaku Direktur Polbangtan Bogor setelah membuka acara mewakili Kepala BPPSDMP. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian ini dilaksanakan guna meningkatkan sumber daya para petani dan penyuluh yang ada di lapangan, termasuk di kawasan Kota Bogor. Turut hadir Kepala Bidang Pangan dan Hortikultura dari Dinas Pertanian, serta Anggota Komisi IV DPR RI. Peserta dihadiri oleh para petani dan penyuluh dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di era saat ini sektor pertanian merupakan penopang pertumbuhan ekonomi. Untuk mengimbangi perkembangan zaman dengan peningkatan kualitas teknologi, petani dan penyuluh harus dibekali dengan pengetahuan. “Saat ini kita butuh petani cerdas agar teknologi dapat betul-betul dimanfaatkan para petani dan penyuluh pertanian”, ujar Dr. Ir. Hj. Endang S. Tohari, DESS, M.Sc mengawali materi tentang Dukungan Legislatif terhadap Peningkatan Mutu Pertanian. “Saya sangat bangga dengan petani dan penyuluh lokal di kota bogor. Harus diawali dengan cinta pada pertanian dan olahan pangan kita. Kita jadikan modal utama untuk menanggulangi kedaulatan pangan. Semoga bimbingan yang dilakukan oleh para instruktur kita dapat diaplikasikan oleh peserta minimal di sekitar lingkungan rumah mereka”, ujarnya menutup materi pertama.

Guna mematuhi aturan baru mengenai PPKM dari Pemerintah Kota Bogor, maka acara terbagi menjadi 2 ruangan supaya tidak menimbulkan kerumunan. Sebanyak 70 peserta berada di ruang phirus, ruang utama dengan kapasitas 200 orang. Peserta di ruang phirus mendapat materi tentang Packing Produk Segar Komoditas Hidroponik dari Muhammad Anwar selaku petani milenial yang sudah sukses mensupply sayur mayur ke beberapa supermarket. 34 peserta lainnya ditempatkan di ruang rubi, dan mendapat materi Prospek Bisnis dan Teknologi Budidaya Hidroponik dari Dr. Ir. Teddy Muliadi dan tim. “Ini sesuatu yang luar biasa. Karena generasi muda ini memiliki kesempatan dan peluang untuk belajar. Harapan saya, peserta bimtek ini dapat berkembang untuk mengubah pola pikir mengubah pertanian menjadi lebih baik lagi di lingkungannya masing-masing. Setelah menerima materi yang saya sampaikan, mereka bisa melakukan tindak lanjut mendukung program pangan”, ungkap Kepala P$S Griya Seruni ini mengawali materi.

Acara berlangsung lancar dan mendapat tanggapan yang sangat baik dari seluruh peserta. Salah satunya Lidia, petani lokal, “Saya sangat gembira bisa mengikuti bimtek ini. Banyak sekali ilmu yang belum pernah saya dapatkan. Setelah ini akan langsung saya coba aplikasikan dirumah”, ungkapnya dengan wajah berbinar. Selain dibekali dengan ilmu, p juga dapat membawa pulang hasil packing sayur organik. Bagi peserta dengan nilai post test tertinggi mendapat hadiah produk ayam kampung organik hasil panen petani lokal.

Pewarta: Ardianinda Wisda

Sumber: Polbangtan Bogor