Beranda Berita Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Uji Tuntas, YESS Polbangtan Bogor adakan Rapat Persiapan dan Pembekalan Survei

Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Uji Tuntas, YESS Polbangtan Bogor adakan Rapat Persiapan dan Pembekalan Survei

Sunday, 21 March 2021   Oleh: Administrator   64

BOGOR - www.polbangtan-bogor.ac.id | Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama dengan Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) menyelenggarakan “Rapat Persiapan dan Pembekalan Survei Kegiatan Uji Tuntas Penilaian Kebutuhan “Bussines Development Service Provider (BDSP) Program YESS Jawa Barat.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah BPPSDMP, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor ikut berperan dalam Program YESS. Selasa (9/3) Tim YESS Polbangtan Bogor menggelar rapat persiapan dan pembekalan survei bersama Dinas Pertanian CIanjur, Dinas Pertanian Sukabumi, Dinas Pertanian Subang dan Dinas Pertanian Tasikmalaya, PPMKP Ciawi serta BPPKH Cinagara di Royal Safari Garden, Kabupaten Bogor. Hadir pula Consultant Project Management Specialist, Ir. Indratmo, M.Sc
Berkaitan dengan hal tersebut, di suatu kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa "Usaha pertanian yang ada di desa dapat menjadi ketahanan Desa, kemudian ketahanan Desa dapat menjadi ketahanan Kecamatan, ketahanan Kecamatan dapat menjadi ketahanan Kabupaten, ketahanan Kabupaten menjadi ketahanan pangan Provinsi. Sehingga kemudian Negara Indonesia memiliki ketahanan yang cukup"
Direktur Polbangtan Bogor, Dr. Ir. Siswoyo, MP membuka rapat persiapan dan pembekalan survei ini. Dalam sambutannya Siswoyo menuturkan bahwa “Polbangtan Bogor mendapat tugas dari BPPSDMP untuk Program YESS di wilayah Jawa Barat maka tahun ini kita akan menghadapi kegiatan yang banyak terutama dilapangan dan masuk tahun ketiga YESS oleh karena itu harus berhasil untuk menjadi contoh negara lain.” Imbuhnya.
Siswoyo selaku Direktur Polbangtan Bogor menegaskan pula agar petani muda dijadikan Calon Peserta Calon Lapangan (CPCL) khususnya Kabupaten Cianjur dan petugas turut aktif mendorong CPCL.
Setelah sambutan sekaligus pembukaan rapat persiapan dan pembekalan survei oleh Direktur Polbangtan Bogor, Ir. Nazaruddin, MM. sekaligus Project Manager Program YESS Provinsi Jawa Barat menuturkan bahwa “Tahun kemarin hanya memberikan sosialisasi kepada Kabupaten untuk tahun ini yang berperan adalah dinas-dinas, apa saja yang akan di programkan pada kegiatan di tahun 2021. Oleh karenya pesan dari bu Kapusdiktan yang hadir harus kepala Bappeda/Bupati.” Imbuhnya.
Nazzaruddin mengharapkan untuk dapat memberikan bimbingan kepada guru SMP. Hal ini bertujuan agar guru SMP sudah dapat memperkenalkan pertanian sejak dini kepada siswa/I SMP.
Pada suatu kesempatan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa "Untuk petani milenial dan calon petani milenial, harus menguasai teknologi 4.0 , harus menguasai teknologi budidaya yang dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan dipadukan dengan memanfaatkan inovasi dan jiwa kewirausahaan, sehingga dapat menggenjot produktivitas"
Turut hadir Ir. Indratmo, M.Sc selaku Consultant Project Management Specialist menuturkan bahwa “Ditahun 2021 kegiatan mulai padat dan mulai implementasinya. Perlunya membuat strategi dan harus dibuat timeline yang ketat. Permasalahan kecil bisa diperbaiki dengan fasilitator, tidak hanya merekrut, memfasilitasi dan mengajak saja. Namun fasilitator akan dibina atau didampingi oleh mobilizer.” Imbuhnya.
Track record YESS selama 2020 lalu sudah berhasil mendanai berbagai program YESS seperti Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP), Teaching Factory (TeFa) YESS, dan Pelatihan Master Trainer.
Kedepannya diharapkan untuk tahun ini sudah dapat memberikan pelatihan kepada penerima manfaat program YESS khususnya pada pelatihan dasar. Kemudian CPCL pemuda perdesaan yang berlokasi di 4 pilot project YESS (Cianjur, Sukabumi, Subang Dan Tasikmalaya) berumur 17 sampai 39 tahun dan termasuk kategori miskin dan rentan miskin.
Tamu undangan sangat antusias mengikuti rapat persiapan dan pembekalan survei ini, tidak hanya rapat saja namun ada pula materi tentang metode pelatihan dengan bermain yang disampaikan oleh Deva dari LKST – IPB. Diharapkan setelah rapat ini yang ditugaskan dapat langsung action ke lokasi-lokasi kegiatan pelaksaan program YESS.

Pewarta : DHM