Beranda Berita Tetap Produktik Meski Pandemi, Petani Milenial Polbangtan Beternak Ayam dan Kelinci

Tetap Produktik Meski Pandemi, Petani Milenial Polbangtan Beternak Ayam dan Kelinci

Thursday, 11 June 2020   Oleh: Administrator   54

BOGOR - www.polbangtan-bogor.ac.id | Pandemi Covid-19 memberi dampak pada semua sektor tak terkecuali pendidikan. Adanya instruksi untuk melakukan kegiatan sekolah dan perkuliahan dilakukan dari rumah dengan daring (online/e-learning) atau bentuk penugasan lainnya pun dirasakan oleh seluruh peserta didik termasuk mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia.

Praktis aktivitas mahasiswa pun berubah dan harus menyesuaikan kondisi di tengah pandemi dengan Learn From Home (LFH). Salah satunya Muhamad Irfan,  petani milenial dari Jurusan Peternakan Program Studi Kesehatan Hewan Polbangtan Bogor, harus meninggalkan asrama. Ia pun pulang ke rumahnya di Desa Tugujaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor.

Kecintaanya dengan dunia peternakan ia buktikan dengan beternak kelinci dan ayam. Menurutnya situasi kali ini harusnya kita gunakan untuk membuat suatau kegiatan yang  bermanfaat.  “Selain membatu orang tua, saya mencoba belajar menerapkan ilmu yang saya telah dapat di bangku perkuliahan tentang cara budidaya ternak dan kesehatan ternak,” jelasnya.

“Belajar dimanapun dan kapanpun bukan menjadi persoalan. Karena di era digital kali ini kita bisa belajar dengan sistem online melalui di internet untuk mencari referensi yang kita perlukan terkait peternakan,” imbuhnya.

Tidak banyak ternak yang ia pelihara, namun cukup untuk proses belajar dan mengisi waktu luang agar lebih produktif selama pandemi. Bahkan ia manfaatkan pekarangan rumahnya dengan ditanami cabai rawit.

“Saya berharap semoga pandemi inu cepat selesai. LFH hampir 2 bulan membuat saya rindu untuk belajar seperti biasanya di kampus dan praktik langsung di lab dan kandang kampus kami,” pungkasnya.

Farhan adalah salah sosok petani milenial yang patut ditiru.Tetap produktif ditengah pandemi merupakan upaya untuk menjamin keberlangsungan stok pangan. Sepertinya yang disampaikan oleh  Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam setiap kesempatan, bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi penopang perekonomian bangsa Indonesia, ditengah keresahan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi wabah virus Covid-19.

Menghadapi kondisi pandemi Covid-19, Mentan Syahrul melihat semakin banyak orang yang membutuhkan pertanian. “Pertanian yang dibutuhkan, adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern,” tutur Syahrul.

Pernyataan Mentan senada dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi. Dirinya menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda. “Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Pewarta : Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor