mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Menteri Pertanian Memotivasi Mahasiswa STPP Se-Indonesia

“Kuncinya itu belajar, praktek, praktek dan praktek selama kuliah ini. Kunci untuk sukses itu syaratkan banyak belajar.”

Bogor (Antara Megapolitan) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman memotivasi ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian se-Indonesia untuk giat belajar agar bisa menjadi ahli pertanian yang mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045.

Motivasi ini disampaikan oleh menteri dalam kegiatan kuliah umum dengan tema “Peran pendidikan vokasi pertanian dalam mendukung percepatan regenerasi petani menuju Indonesia lumbung pangan dunia 2045” di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis.

Amran meminta seluruh mahasiswa STPP yang hadir untuk meningkatkan jam pelajaran yang tadinya 16 jam menjadi 20 jam. Selain itu mahasiswa diarahkan untuk fokus pada satu komoditas untuk diteliti dan dikembangkan.

“Saya ini menguasai soal tikus, segala jenis tikus saya tahu, semua saya pelajari, buku-buku tentang tikus yang ada di dunia saya pelajari semua,” kata Amran.

Amran ingin mahasiswa STPP memiliki motivasi lebih jauh dari dirinya. Pengalaman sebagai anak miskin yang memiliki cita-cita tidak ingin mati dalam keadaan miskin telah mengubah kehidupan Amran yang kini menjadi menteri pertanian.

Menurutnya kekurangan bukan menjadi halangan untuk menjadi seseorang yang sukses, seperti Steve Jobs adalah seorang yang “droop out” dari kuliahnya, tetapi mampu mengubah dunia melalui teknologi ciptannya.

“Kuncinya itu belajar, praktek, praktek dan praktek selama kuliah ini. Kunci untuk sukses itu syaratkan banyak belajar,” kata Amran.

Amran mengatakan majunya pertanian Indonesia ada di tangan generasi yang saat ini sedang menempuh pendidikan, salah satunya STPP. Hal yang dapat mengubah pertanian adalah teknologi.

Menurutnya bukan hanya infrastruktur yang memajukan pertanian, tetapi teknologi yang dihasilkan oleh mahasiswa. Ke depan Kementerian Pertanian mengarahkan anggaran untuk penelitian, untuk mahasiswa teknis

“Lahirnya legani tangguh dari STPP, yang akan menjadi kiblatnya pertanian di Asia bahkan dunia ada di STPP,” kata Amran.

Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan STPP Bogor Usep Rizab menyebutkan kuliah umum menteri pertanian dihadiri mahasiswa dari seluruh STPP yang ada di Indonesia total ada enam yakni STPP Gowa, STPP Malang, STPP Magelang, STPP Medan, STPP Manokowari dan STPP Bogor.

“Dari Bogor mengirimkan 200 mahasiswa angkatan pertama yang hadir mendengarkan kuliah umum mentan,” katanya.

Menurut Usep, kuliah umum menteri pertanian tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan. Harapan dengan kegiatan tersebut seluruh mahasiswa mendapat motivasi dari menteri, sehingga semakin semangat dalam menuntaskan perkuliahan sesuai target.

Dalam kuliah umum tersebut juga ada sesi diskusi antara Menteri dan mahasiswa STPP se-Indonesia. Salah satu mahasiswa STPP Bogor Ari Yanto (18) tampil di atas panggung bersama menteri menyampaikan cita-citanya ingin menjadi ahli hidroponik.

“Banyak kisa sukses hidroponik seperti Bob Sudino, hidroponik sangat diminati, pasarnya dinilai tinggi, dan secara estetika juga bagus,” kata Ari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa >>