mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Polbangtan Bogor Adakan Sosialisasi P4GN

Narkotika dan obat-obatan berbahaya atau yang lebih kita kenal dengan sebutan narkoba, merupakan permasalahan yang belum ada habisnya. Kejahatan narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Sebab, jaringan peredaran sangat luas lintas negara. Kejahatan ini disebut kejahatan antar negara (transnational crime).

Kementerian pertanian sebagai salah satu kementerian Negara memiliki perhatian khusus dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). “Seluruh Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian diwajibkan untuk mengadakan sosialisasi P4GN dan tes urine untuk seluruh pegawainya.” Jelas Kepala Bagian Umum Polbangtan Bogor, Dra. Rosari Hadi Armadiana, M.Pd. Sosialisasi P4GN ini diadakan pada Senin, 17/06/2019 yang wajib diikuti oleh seluruh pegawai ASN Polbangtan Bogor.

“Penyalahgunaan narkoba ini bisa terjadi dimana saja termasuk dilingkungan terdekat kita.” Jelas Sholihun, MP Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido. Sholihun menambahkan kejahatan narkoba sudah sangat serius. “40-50 orang meninggal setiap harinya akibat penyalahgunaan narkoba.” Data terakhir mengatakan bahwa 18.000 jiwa pertahun dan yang lebih membuat miris pengguna narkoba ini memiliki usia rata-rata antara 10-59 tahun. “Jadi tidak hanya orang dewasa tetapi anak-anakpun bisa menjadi korban penyalahgunaan narkoba.”

“Mencegah penyalahgunaan narkoba harus kita lakukan sejak dini terutama untuk anak-anak kita.” Lanjut Sholihun. Dengan memberikan banyak kegiatan positif dan menanamkan nilai-nilai agama sejak dini merupakan cara yang bisa dilakukan agar anak-anak terhindar dari penyalahgunaan narkoba. “Kita juga harus membentengi diri dan menjauhkan diri dari lingkungan dan pergaulan yang negatif agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.” Terang Sholihun.

Disela sosialisasi P4GN ini juga diadakan tes urine untuk semua pegawai ASN Polbangtan Bogor yang hasilnya akan diumumkan kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa >>