mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Mahasiswa Polbangtan Bogor Tingkatkan Kompetensi di 4 BPP Subang

BOGOR – https://www.polbangtan-bogor.ac.id | Upaya maksimal dilakukan Polbangtan Bogor untuk menciptakan SDM-SDM pertanian yang handal. Khususnya petani milenial. Salah satunya degan menjadikan 4 BPP di Subang sebagai tempat untuk meningkatkan kompetensi.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, menyatakan peran generasi milenial dalam pendampingan kepada petani sangatlah penting.

“Mereka adalah generasi penerus yanga akan menentukan kualitas pembangunan pertanian,” kata Mentan.

Senada dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan, siap mengawal peningkatan kualitas SDM Pertanian, khususnya regenerasi petani dalam kemasan petani milenial.

“Untuk mewujudkan misi menuju pertanian modern, prinsipnya kita harus mampu memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi kegiatan usaha tani. Efisiensi yang tinggi tentunya akan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan petani yang diharapkan dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan petani,” tegas Dedi.

Sebagai generasi milenial, puluhan Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian yang ada di Bogor, melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Pertanian bagi penyuluh pertanian di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 bulan ini akan berakhir di bulan Agustus mendatang. Lukman Effendy, salah satu dosen pembimbing mengatakan bahwa ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa Prodi PPB Polbangtan. Yaitu Identifikasi Potensi Wilayah, Penyusunan Programa, Fasilitasi Akses Informasi, Melaksanakan Penyuluhan dengan prinsip POD, Penumbuhan-pengembangan Kelompok, serta Evaluasi Penyuluhan.

“Harapannya, dengan begitu ketika mahasiswa lulusan pada saatnya nanti diikutsertakan sertifikasi, mereka sudah siap karena telah memiliki kompetensi-kompetensi tersebut,” ujarnya.

Lukman menambahkan, yang dilakukan oleh mahasiswa selama melaksanakan PKL sebagai bahan profilitas mahasiswa, yaitu mencapai profil mahasiswa dalam bidang pertanian, khususnya bidang penyuluhan.

“Untuk menuju profil, kami uji mereka dalam kompetensi, dan sebelum mereka turun ke lapangan, kami memberikan sertifikasi terhadap mereka yang lulus dalam pelaksanaan PKL penyuluhan tersebut, dan kami pun memberikan sertifikat penyuluh bagi para mahasiswa polbangtan Bogor yang telah melaksanakan PKL,” imbuhnya.

PKL yang diselenggarakan di 4 BPP Kecamatan, yaitu Cipeundey, Kalijati, Purwodadi, dan Dawuan ini turut mendapat pendampingan langsung dari Yoyon Haryanto, Dedy Kusnadi, dan Ait Maryani.

Sementara, Pendamping Penyuluh Pertanian Kabupaten Subang, H. Ginanjar, mengatakan mahasiswa Polbangtan dibantu untuk melaksanakan penyuluhan terhadap masyarakat.

“Besar harapan kami dari Penyuluh Pertanian Kabupaten Subang, nantinya teman-teman mahasiswa dapat berguna bagi masyarakat umum, dan juga dapat memberikan pengalaman tentang pertanian bagi para petani di daerahnya, bahkan yang saya tau mahasiswa tersebut, bahkan ada dari luar pulau Jawa, seperti Kalimantan, Lampung dan lain nya,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *