mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Polbangtan Kementan Inisiasi Minum Susu Serentak Se-Indonesia di PENAS XVI Padang

PADANG – https://polbangtan-bogor.ac.id | Hari Susu Nusantara (HSN) merupakan moment besar bagi insan peternakan Indonesia. Sebab melalui momen yang diperingati setiap bulan Juni ini dapat membudayakan kebiasaan mengkonsumsi susu kepada masyarakat. Baik susu segar maupun hasil olahan secara bertahap dan berkesinambungan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (13/6), yang digelar secara Hybrid dengan Lokasi utama Aula Expo dan kontes Peternakan dalam gelaran Pekan Nasional Tani Nelayan XVI di Kota Padang-Sumatera Barat.

Dalam satu kesempatan dihari Susu Nusantara, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, “Tahukah sobat apa itu 4 sehat 5 sempurna? Dalam konsep 4 sehat 5 sempurna, makanan dibagi atas empat sumber nutrisi penting, yakni makanan pokok, lauk pauk, sayur-mayur, buah-buahan, dan disempurnakan dengan susu bila mampu, menjadi lima sempurna”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa sekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian dan peternakan Indonesia.
“Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” paparnya.

Konsep ini menekankan pentingnya empat golongan makanan berupa sumber kalori untuk tenaga, protein untuk pembangun, sayur dan buah untuk sumber vitamin serta mineral untuk pemeliharaan.

Namun tak kalah penting, susu juga mempunyai manfaat yang tak kalah hebat. Karena salah satu cara untuk membantu memenuhi gizi harian adalah dengan rutin minum susu. Susu merupakan salah satu minuman yang umum dikonsumsi oleh setiap orang di segala usia. Susu mengandung beragam nutrisi penting yang mampu menjaga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Konsumsi susu per kapita Indonesia masih di bawah beberapa negara Asia sehingga kita perlu meningkatkan upaya-upaya untuk peningkatan produksi dan konsumsi.
Fauzan Farinduan, Ketua ISMAPETI mengatakan bahwa Peringatan Hari Susu Nusantara adalah momen penting “Seluruh stakeholder yang terlibat dalam dunia persusuan, untuk bersama-sama melakukan upaya konsumsi susu masyarakat, baik melalui kampanye minum susu, kampanye susu, maupun kegiatan lainnya yang bermanfaat,” ujar Mahasiswa Polbangtan Bogor ini.

Fauzan yang juga selaku Ketua Pelaksana kegiatan ini mengaku bangga dapat menyelenggarakan event penting di perhelatan terbesar pertanian Indonesia. “Kami sebagai organisasi tertinggi Senat Mahasiswa Peternakan berhasil menyambungkan tali-tali persahabatan Mahasiswa Peternakan Indonesia yang pada hari ini kita adakan minum susu bersama secara hybrid sebanyak kurang lebih 3500 cup susu yang tersebar dari Sabang hingga Merauke,” ujar Mahasiswa Jurusan Peternakan ini.

Fauzan menambahkan, ada 105 perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan tersebut dengan lokasi utama padang. “Hal ini merupakan pencapaian luarbiasa yang patut kita banggakan bersama sebagai bangsa Indonesia”, imbuhnya.

Peringatan Susu Nusantara yang diselenggarakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia didukung oleh direktorat pengolahan dan pemasaran hasil peternakan, Ditjen PKH, dan juga BPPSDMP KEMENTAN.

Dengan mengusung tema “Make a Change From Milk” yang memiliki makna dengan susu kita dapat mengubah SDM menjadi lebih baik lagi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berbicara mengenai konsumsi susu, angka konsumsi susu per-kapita di Indonesia masih relatif rendah, yaitu 16,27 kg/kapita/tahun pada tahun 2021 (BPS, 2022). Bila dibandingkan konsumsi susu di negara-negara Asia Tenggara lainnya, konsumsi susu nasional masih jauh tertinggal dari Brunei Darussalam yang telah mencapai 70 kg/kapita/tahun, Myanmar dengan 31 kg/kapita/tahun, Thailand dengan 29 kg/kapita/tahun dan Malaysia 25 kg/kapita/tahun (worldpopulationreview.com, 2023).

Untuk itu upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan manfaat susu dan edukasi pentingnya konsumsi susu secara teratur harus terus dikampanyekan secara massif dan terus menerus. Program edukasi kesehatan dan kampanye sosial dapat memberikan pengetahuan yang diperlukan kepada masyarakat tentang nutrisi susu dan menghilangkan mitos yang mungkin ada terkait dengan konsumsi susu.

Ayo sobat minum susu segar, energi masa depan bangsa! Minum susu membuat Indonesia makin Maju, Mandiri dan Modern!

Penulis Artikel : Irwan Julya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *