mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Optimalkan Peran BPP, Kementan Terus Dampingi Petani Mudadi Wilayah Binaan

BANDUNG – Pelaksanaan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Tahun 2024 telah dilakukan. Dalam rangka perencanaan pendampingan pasca Program YESS, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Barat akan menyusun hasil evaluasi dan capaian yang telah dilaksanakan pada tahun 2023 dan 2024.

Untuk itu, dilaksanakan Rapat Koordinasi untuk menyampaikan dan mengkoordinasikan hasil kegiatan Program YESS tahun 2023 dan 2024 yang mengundang dinas pertanian dan perangkat daerah wilayah binaan YESS PPIU Jabar pada Kamis (20/6) di Hotel De Java, Bandung.

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) mendukung penuh segala aktivitas petani muda dalam memajukan pertanian, dengan berbagai program yang mendukung optimalisasi produksi pangan di Indonesia. “Program peningkatan produksi pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari stakeholders terkait hingga petani muda sebagai sasaran target”, ujarnya.

Plt. Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi menyatakan dukungan serupa, bahwa dengan adanya Program YESS dapat mendorong petani muda untuk berpartisipasi aktif dalam peningkatan pangan Indonesia. “Pemilihan dan pembelajaran ini mendorong petani muda untuk terus melakukan promosi dan mengajak kaum muda terlibat aktif di sektor pertanian”, jelasnya. Dedi pun mengapresiasi langkah anak-anak muda yang mau bergerak di sektor pertanian dan mengambil peranan dalam pembangunan pertanian nasional.

Aminudin, selaku Project Manager PPIU Jawa Barat mengatakan bahwa tujuan Rakorda digelar adalah untuk menginformasikan kegiatan Program YESS selama tahun 2024, “Dalam forum ini, diharapkan kami dapat mengidentifikasi problem dan kendala, menyampaikan bimbingan teknis terkait Program YESS, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga DIT dan DCT dapat bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan Program YESS mengenai perbaikan dan perencaan untuk pendampingan petani muda setelah program YESS selesai”, ujar Amin.

Pada kesempatan tersebut, PPIU Jawa Barat menjaring aspirasi dari perangkat daerah binaan. Termasuk laporan teknis dilapangan, kendala, dan strategi yang akan dilakukan dalam pendampingan pasca Program YESS selesai. Kabupaten Cianjur misalnya. Merupakan salah satu wilayah dengan jumlah calon penerima manfaat terbanyak.

Rapat koordinasi ini menuai kesepakatan bahwa setelah program YESS selesai, kabupaten wilayah binaan tidak perlu membuat program-program lain yang jauh, karena program YESS sendiri sudah dirasa cukup efektif. Sehingga, wilayah binaan hanya mereplikasi atau adopsi saja dari kegiatan program YESS. Meskipun masih perlu adanya beberapa perbaikan, yaitu petani muda yang belum establish dalam mendapatkan kredit walaupun dengan suku bunga yang terhitung rendah.

Selain itu, pemberdayaan peran BDSP atau peningkatkan kapasitas BPP kedepannya sangat diperlukan untuk menjadi fasilitas bagi para petani muda dalam wadah belajar di bidang pertanian.

Penulis artikel: Ardianinda Wisda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengumuman

Berita Lainnya

id_IDID