Direktur Polbangtan Bogor Sosialisasikan Proyek Perubahan Inovasi Layanan Publik

JAKARTA – https://polbangtan-bogor.ac.id/ | Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Detia Tri Yunandar melakukan sosialisasi inovasi layanan publik berupa pengembangan ekosistem kewirausahaan di kantor Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian Pusat pada Rabu (16/11/2022).

Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan merupakan suatu Jejaring kemitraan bisnis pertanian berbasis komunitas. Sistem ini terdiri atas bisnis-bisnis pertanian yang saling berhubungan untuk saling melengkapi dan berkolaborasi dalam membangun kemitraan.

Di dalam Ekosistem Kewirausahaan melibatkan beberapa stakeholders seperti mahasiswa, alumni, DUDI dan lembaga perbankan. Proyek perubahan pembangunan ekosistem telah diimplementasikan pada tahap jangka pendek selama 2 bulan.

Detia mengatakan bahwa proyek ini telah diimplementasikan pada tahap jangka pendek selama 2 bulan. “Output yang telah dicapai yaitu tersusunnya panduan teknis pembangunan ekosistem kewirausahaan, petunjuk teknis unit bisnis mahasiswa dan unit bisnis alumni yang telah bermitra dengan 6 perusahaan mitra yang disepakati melalui PKS dan contract farming, tersusunnya 9 proposal bisnis, serta terlaksananya coaching clinic”, ujarnya.

Detia menambahkan, bahwa nantinya ekosistem ini akan membentu sinergi yang saling menguntungkan dan tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. “Tidak hanya itu, output dari proyek perubahan ini adalah aplikasi Si Pengusaha Tani yang target jangka menengah, akan tetapi dapat diinisasi pada jangka pendek”, imbuhnya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

“Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemi ini," jelas SYL.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini melalui pendidikan vokasi pada Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] akan hadir para petani milenial yang berkualitas.

Sementara itu, Dedi Nursyamsi, selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya proyek perubahan yang diusung oleh Direktur Polbangtan Bogor. “Untuk menjamin ketersinambungan pembangunan pertanian nasional, maka Kementerian Pertanian saat ini menggalakkan program wirausaha bagi para milenial muda untuk mau berkecimpung di pertanian”, ujarnya.