Pelantikan BEM/BPM Polbangtan Bogor Periode 2021/2022, Direktur: Jaga Nama Baik Institusi, Kembangkan Prestasi

BOGOR – https://www.polbangtan-bogor.ac.id | Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus melakukan reformasi dan inovasi termasuk dalam bidang kemahasiswaan. Salah satu diantaranya dengan mengadakan serah terima jabatan BEM dan BPM Periode 2021/2022.


Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, daring maupun luring pada Jumat, (16/7) ini ditujukan untuk peningkatan mutu organisasi kemahasiswaan di civitas akademika. Pada kesempatan ini, Direktur Polbangtan Bogor, Detia Tri Yunandar berpesan bahwa kampus bukan sekedar wadah ilmu dan mengembangkan akademik. “Ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa IPK itu bukan penentu kesuksesan atau keberhasilan seseorang di masa mendatang. Tetapi saya berharap, jangan salah persepsi terhadap penelitian ini. dan menganggap IPK tidak penting. dengan tidak terlalu mengejar IPK”, ujarnya.


Bertempat di Agriculture Operational Room Rektorat Polbangtan Bogor, Detia mengungkapkan bahwa pengalaman membuktikan, ketika anak yang aktif selama menjadi mahasiswa meskipun IPKnya pas-pasan, dalam kehidupan setelah kuliah banyak yang sukses. “Apalagi kalau aktif di kegiatan kemahasiswaan dengan IPK yang baik. pasti akan jauh lebih berhasil. mengembangkan kemampuan non akademik. Kedua hal ini harus didapat di kampus. Contoh kemampuan non akademik itu seperti mengembangkan karakter, sikap, dan perilaku yang dapat teman-teman aplikasikan melalui organisasi BEM dan BPM ini”, imbuhnya.


Banyaknya prestasi positif yang dihasilkan oleh mahasiswa sangat membuat civitas akademika bangga. “Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus BPM dan BEM periode sebelumnya atas dedikasi dan kinerjanya. meski kita banyak menghadapi kendala selama pandemi ini. Semoga apapun yang telah diraih bisa diwariskan kepada adik-adiknya”, pungkas Detia sebelum menutup arahan.


Tidak hanya kepemimpinan, setiap mahasiswa Polbangtan Bogor juga dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, “Kemampuan berkomunikasi itu sangat penting. setiap orang punya tipenya masing-masing. Jadikan BEM dan BPM ini sebagai ajang belajar untuk berkomunikasi. BPM dan BEM harus bisa berperan karena melingkupi dan mewadahi seluruh mahasiswa”, tambahnya.


Detia juga mengucapkan selamat bekerja kepada BEM/BPM Periode 2021/2022, agar bisa memberikan manfaat dan kontribusi bagi mahasiswa dan institusi polbangtan bogor. melaksanakan amanat yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh tanggung jawab.
“Tetap semangat. jaga kesehatan. selalu jaga nama baik institusi Polbangtan Bogor”, pungkasnya.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.
Menurutnya pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepeneur. “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru”, tambahnya.


Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan “Tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern”, tegas Dedi.