Beranda Berita Sukses Kembangkan Tefa Peternakan, Sapi Frisien Holstein Polbangtan Kementan Lahirkan Anak Pertama

Sukses Kembangkan Tefa Peternakan, Sapi Frisien Holstein Polbangtan Kementan Lahirkan Anak Pertama

Saturday, 05 June 2021   Oleh: Administrator   29

BOGOR – www.polbangtan-bogor.ac.id | Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian yang berada di Bogor sukses melaksanakan teaching factory (Tefa) peternakan. Kamis (3/6/2021). Induk sapi berjenis Frisien Holstein yang dikembangkan Polbangtan Bogor ini melahirkan anak pertamanya di kandang Teaching Factory Sapi Perah, Jurusan Peternakan, Cinagara.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menyambut baik hal ini.

"Kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif sangat dibutuhkan. Karena, generasi milenial ini mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern," katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

“Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tengah memfokuskan pelaksanaan program pendidikan vokasi sebagai salah satu langkah untuk mendorong lahirnya SDM yang tidak hanya menguasai teori, tetapi mampu untuk menerapkan ilmunya di lapangan.

"Dalam pelaksanaannya, pendidikan vokasi menerapkan 70 persen praktikum dan 30 persen teori. Serta diterapkan juga sistem link and match antara Pendidikan vokasi dengan dunia industri," urainya.

Pelaksanaan pendidikan praktikum 70 % ini diterapkan oleh Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor melalui kandang Tefa, yang sukses membuat induk sapi berjenis Frisien Holstein melahirkan anak pertamanya di kandang Teaching Factory Sapi Perah, Jurusan Peternakan, Cinagara.

Proses kelahiran salah satu sapi perah ini dibantu oleh petugas kandang, PLP, dan mahasiswa PPKH tingkat 1.

"Alhamdulillah sapi perah peranakan kembali melahirkan anak dalam keadaan sehat. Pertolongan kelahiran sangat penting untuk membantu induk agar melahirkan dengan aman dan selamat,” ujar Arif Nindyo, Kepala Jurusan Peternakan.

Arif pun menceritakan bahwa proses kelahiran dari hewan ternak di TEFA Jurusan Peternakan Polbangtan Bogor ditangani oleh karyawan dan mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman dari mahasiswa Jurusan Peternakan dalam budidaya hewan ternak, terutama pada penanganan reproduksi ternak.

"Karena Polbangtan Bogor merupakan sekolah vokasi, dimana 70% sistem pembelajarannya aplikatif”, terang Arif.

Sapi perah Firisen Holstein merupakan jenis sapi penghasil susu yang produktivitasnya paling tinggi diantara sapi perah yang dikembangkan di Indonesia.

Melalui kandang teaching factory sapi perah yang dimiliki oleh Polbangtan Bogor ini dapat menjadi sarana agribisnis yang produktif sekaligus menjadi sumber pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.