Logo Kementan BPPSDMP

News

Maulid Nabi Jadi Momentum Polbangtan Bogor Perkuat Karakter Generasi Pertanian

Maulid Nabi Jadi Momentum Polbangtan Bogor Perkuat Karakter Generasi Pertanian

BOGOR – Pembangunan sumber daya manusia pertanian tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan ilmu dan teknologi. Integritas, tanggung jawab, serta karakter yang kuat menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang akan berperan dalam pembangunan pertanian nasional.

Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Aula Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Jumat (4/9). Kegiatan yang diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tingkat 1 hingga tingkat 4 itu menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan, ketakwaan, dan keteladanan dalam kehidupan sivitas akademika.

Peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi keluarga besar Polbangtan Bogor untuk menempatkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW sebagai bagian dari pembentukan karakter, baik dalam kehidupan kampus maupun dalam menjalankan tugas dan pengabdian di bidang pertanian.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Inayatulloh mengajak seluruh peserta tidak berhenti pada peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi mengambil keteladanan beliau untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, tanggung jawab, dan semangat memberikan manfaat kepada sesama, menurutnya, merupakan nilai yang tetap relevan dalam kehidupan generasi muda, termasuk mahasiswa yang sedang dipersiapkan menjadi bagian dari sumber daya manusia pertanian.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengatakan pembentukan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan vokasi pertanian.

“Mahasiswa Polbangtan Bogor kita siapkan bukan hanya menjadi insan yang kompeten di bidang pertanian, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, amanah, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Keteladanan Rasulullah SAW menjadi salah satu landasan penting dalam membangun karakter tersebut,” ujar Yoyon.

Menurut Yoyon, mahasiswa sebagai generasi penerus pembangunan pertanian membutuhkan bekal yang lebih luas dari sekadar pengetahuan dan keterampilan teknis. Nilai moral dan spiritual juga diperlukan agar kompetensi yang dimiliki dapat diterapkan secara bertanggung jawab ketika mereka memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Lulusan Polbangtan Bogor nantinya akan berkiprah di berbagai bidang, mulai dari tenaga profesional sektor pertanian, pendamping masyarakat, wirausahawan, hingga menjadi bagian dari aparatur dan pembangunan pertanian nasional.

“Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian dan sikap amanah harus menjadi bagian dari keseharian mahasiswa. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan dunia kerja dan pengabdian, karena keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasannya, tetapi juga oleh akhlak dan integritasnya,” lanjut Yoyon.

Ia menambahkan, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membangun karakter tersebut melalui proses pembelajaran, keteladanan, maupun berbagai aktivitas yang mempertemukan sivitas akademika dalam suasana kebersamaan.

Kehadiran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam satu kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rasa kebersamaan sebagai keluarga besar Polbangtan Bogor.

“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam menjalankan tugas masing-masing. Bagi mahasiswa, jadikan keteladanan Rasulullah sebagai bekal untuk menjadi generasi muda pertanian yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi bangsa,” kata Yoyon.

Pesan tersebut sejalan dengan tantangan pembangunan pertanian yang tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dalam menjalankan profesinya. Kemampuan mengelola teknologi, memahami perkembangan pertanian, dan beradaptasi dengan perubahan perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan etika.

Bagi mahasiswa Polbangtan Bogor, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting sebelum nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat dan dunia usaha pertanian. Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Polbangtan Bogor menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berkarakter dan berintegritas.

Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus belajar, bekerja dengan amanah, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Attachment

No attachments available.

Comments

Copyright © 2026 Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor .