mail@polbangtan-bogor.ac.id
(0251) 8386312

Gaungkan Pertanian Organik, Kementan sinergi bersama DPR-RI adakan Bimtek untuk Petani dan Penyuluh

SUKABUMI – https://polbangtan-bogor.ac.id/ | Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian wilayah koordinasi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, telah dilaksanakan di Exotic Tjimelati, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (16/5).

Mengusung tema gerakan tani pro organik, kegiatan bimtek diikuti peserta dari petani, kelompok tani (Poktan), petani milenial, penyuluh, dan kelompok wanita tani (KWT) antusias dalam mengikuti pelatihan dengan materi dari narasumber mengenai Genta Organik dan pembuatan pupuk organik.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan Penyuluh Pertanian merupakan garda terdepan mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan. “Kalian (penyuluh pertanian) adalah otaknya petani, pemegang manajemen pertanian di lapangan. Kalian yang menunjukkan mulai dari hulu ke hilir, mulai dari tanam sampai petik hingga jual,” ujar Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan program Bimtek bagi penyuluh merupakan kesempatan yang sangat berharga.

“Melalui Bimtek ini diberikan kesempatan yang lebih luas lagi untuk Penyuluh Pertanian yang telah memiliki pengalaman kerja, untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi, hal ini juga mendukung upaya pemerintah untuk melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegas Dedi.

Kegiatan bimtek dihadiri oleh Slamet, selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IV, Direktur Polbangtan Bogor, serta unsur Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, dan praktisi di badiang pertanian sebagai narasumber.

Diharapkan peserta dapat menimba ilmu dalam bimtek ini dan diaplikasikan di lapangan, karena Sukabumi memiliki potensi yang luar biasa di bidang pertanian organik. Tentunya dengan dukungan pihak DPR untuk mendukung kegiatan di dinas dalam meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh pertanian dalam upayanya meningkatkan kualitas pangan.

Syaifuddin, Direktur Polbangtan Bogor dalam sambutannya menyampaikan, Kegiatan Bimtek ini adalah kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR RI dalam upaya peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, serta regenerasi petani.

“Diharapkan peserta menjadi petani dan penyuluh pertanian yang siap bekerja di lapangan salah satunya dengan mengembangkan pertanian organik dalam upaya meningkatkan kualitas pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, serta menjadi bahan dari pengolahan hasil pertanian yang utama sehingga keamanan pangan petani dapat terwujud, ujar Syaifuddin.

Pada pembukaan bimtek Slamet selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IV menyampaikan bahwa profesi petani harus memiliki regenerasi.

“Jumlah profesi petani terus menurun, dan akan hilang jika tidak ada regenerasi. Semoga kebijakan-kebijakan yang menguntungkan untuk petani dengan tujuan mensejahterakan petani, agar dapat menarik pemuda tertarik menjadi petani milenial. Harapan bimtek ini diadakan agar profesi petani ada regenerasinya, dan ilmu yang didapatkan berkah bagi semua “. ujar Slamet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa >>